5 gunung bukit di brastagi

5 Gunung & Bukit Di Berastagi Untuk Hiking & Camping

5 gunung bukit di brastagi

5 Gunung & Bukit Di Berastagi Yang Bisa Anda Kunjungi Untuk Hiking & Camping

Gunung di Brastagi menawarkan puncak yang sangat indah dengan pemandangan yang begitu memukau dan sangat cocok untuk pendakian. Karena kota ini menawarkan udara yang sejuk dan pemandangan alam yang begitu indah. Di sini anda, dapat menikmati keindahan pegunungan yang hijau. Merupakan salah satu kota yang terletak di dataran tinggi karo yang sangat dikenal dengan hasil buah-buahan, sayuran dan bunga. Merupakan salah satu destinasi wisata yang sering disinggahi wisatawan.

Brastagi Memiliki Iklim sejuk dengan pemandangan alam yang hijau serta pemandangan gunung yang begitu indah. Berikut Gunung di Brastagi yang bisa anda kunjungi, yaitu:

1. Gunung Sibayak
5 gunung bukit di brastagi

Gunung sibayak mempunyai ketinggian 2.214 mdpl serta masih aktif hingga saat ini. Yang terbentuk hasil dari aktivitas vulkanik, yakni pergerakan lempengan tektonik di area tersebut. Sibayak juga menjadi bagian pegunungan bukit barisan dengan bentangan sepanjang pulau Sumatera.

Dalam perjalanan letusanya Sibayak mengalami erupsi besar tahun 1881. Gunung ini berada di sekitar 50 kilometer barat daya kota medan, provinsi Sumatera utara. Dan menghasilkan lahar, awan panas juga meterial vulkanik. Meskipun Sibayak termasuk gunung aktif, namun kerap menjadi destinasi wisata yang sangat begitu terkenal.

Untuk  pendakiannya sendiri tidak tergolong sulit. Namun untuk pendaki yang ingin menaklukan Sibayak, maka wajib mempunyai badan yang bugar. Dengan begitu pemandangan puncuk gunung yang sangat indah sekali, Bahkan lautan Hindia serta danau toba juga akan terlihat jelas dari atas gunung.

Rute menuju puncak gunung harus dilewati dengan mendaki hutan belantara tropis serta tebing dengan tantangan yang tidak mudah. Namun setelah sampai di puncak, maka bisa berkemah karena tersedia lokasi dataran yang cukup luas. Selain itu, anda juga dapat menyaksikan kawah yang masih aktif dengan aktivitas saat gunung tersebut mengeluarkan magma.

Untuk adna yang ingin mengujungi objek wisata, maka ini bisa memulai pendakian melalui desa jarangguda, dengan jarak tempuh 1,5 kilometer. Anda juga bisa dari raja berneh 15 kilometer. Jarak tempuh tersebut sekitar 2-3 jam dalam perjalanan.

Sementara untuk tiket atau biaya registrasinya sendiri yakni RP 15.000 untuk satu orang wisatawan lokal serta untuk wisatawan mancanegara sebesar RP 30.000 biaya ini nantinya dapat dibayarkan saat di pos registrasi. Kemudian untuk biaya parkir yakni RP 10.000 untuk kendaraan roda dua, sedangkan untuk kendaraan roda empat RP 20.000.

2. Gunung Sinabung
gunung sinabung

Gunung Sinabung merupakan gunung di Brastagi, Sumatera Utara. Dengan  menjadi gunung aktif serta menjadi puncak tertinggi nomor dua setelah Gunung Sibuatan. Ketinggian Sinabung sendiri yakni. 2.460 mdpl dan masuk dalam pemberitaan sebagai gunung yang aktivitas erupsinya tergolong tinggi.

Gunung ini sempat tidak aktif selama 300 tahun dan letusan paling dramatis terjadi tahun 2011. Sampai saat ini, penduduk setempat masih belum bisa kembali bermukim. Setelah tahun 2012 tersebut, Sinabung menjadi aktif kembali.

Untuk periode aktif tahun 2014-2021 senantiasa meluncurkan awan panas, sehingga warga terpaksa mengusi. Kemudian terakhir meletus yakni januari 2020 dengan letusan kolom abu 500 meter menuju langit.

Lokasi Sinabung ini menjadi destinasi pendakian yang terkenal di pulau sumatera. Brastagi menjadi lokasi nongkrong terbaik karena cuaca sejuknya { 1.400 mdpl } Akan tetapi untuk anda yang ingin ke Sinabung wajib memperbarui informasi serta selalu waspada atas perubahan statusnya.

Selanjutnya melalui bukit Gundaling, anda bisa melihat pemandangan yang eksostis, yakni matahari terbenam. Disana ada beberapa kios serta arus penduduk untuk yang ingin mengabadikan foto bersama, Ada pula akomodasi lengkap di Brastagi.

Rute ke Sinabung dapat anda mulai melalui danau lau kawar, jaraknya sekitar 1 jam dari Brastagi. Apa bila anda ingin mendaki saat siang hari maka dapat menggunakan angkot ke danau lau kawar. Namun apabila mendaki sepertia biasa saat malam hari maka anda perlu mengatur perjalanan sendiri dengan angkot dari Brastagi.

3.Bukit Gundaling

Bukit Gundaling merupakan objek wisata yang terdapat di pinggir kota Brastagi, yang terletak kurang lebih 60 km dari kota Medan Jl. Jamin Ginting, Gundaling I, Brastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara Pemberian nama Gundaling oleh masyarakat sekitar memiliki sejarah tersendiri. Cerita yang merebak di masyarakat berkembang dari lisan ke lisan sehingga menjadi cerita rakyat tersendiri.

Hingga ketingian sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut { mdpl } menjadikan suasana di sekitar bukit yang sangat sejuk. Dan menyajikan panorama alam yang sangat memukau, termasuk pemandangan Gunung Sibayak, Gunung Sinabung, kota Brastagi dan lahan pertanian.

Di sepanjang perjalanan wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam sambil merasakan udara yang sangat begitu segar sekali. Kawasan ini juga menawarkan keindahan bungah-bungah yang sangat wangi, dengan patung-patung manusia adat berpakian adat suku Batak karo.

Bukit Gundaling menjadi tempat rekreasi yang begitu menarik dengan fasilitas yang sangat lengap seperti bangku, batu besar untuk di duduk in, dan menyewah tikar dan banyak lagi lain” nya.

Bagi anak-anak kawasan ini menawarkan area bermain yang menarik, meskipun diingatkan untuk tetap di awasi oleh orang tua karena lokasinya berada di dataran yang sangat tinggi.

Sebagai tambahan, pengalaman wisata semakin beragam dengan penyewaan delman dan penjualan souvenir, seperti kaos, yang dapat menjadi kenang-kenangan dari kunjungan mareka.

4. Panatapan Dolu

Panatapan Dolu Berastagi menawarkan spot wisata dengan latar alam berupa kawasan bukit di Berastagi, Sumatera Utara. Berlokasi di area pegunungan, banyak yang menjadikan Penatapan Doulu sebagai tempat nongkrong yang begitu asyik.

Begitu sejuk udara pegunungan yang menyentuh kulit, menciptakan nuansa kedamaian tiada tara. Bila ingin menyingkir sejenak dari hiruk pikuk kota Medan, berkunjung ke Penatapan Dolu adalah tempat yang direkomendasikan.

Ikon utama wisata pegunungan ini adalah menyuguhkan pesona pemandangan Kota Bandar Baru dan Medan yang indah saa di malam hari. Pengunjung bisa menikmati keindahan alam sekitar sambil menikmati berbagai varian minuman hangat, mie goreng, dan gurih lezatnya jagung bakar.

Rata-rata pengunjung Penatapan Dolu adalah para kawula muda, baik dari warga setempat maupun daerah sekitar. Kawasan ini semakin ramai oleh pengunjung berkat keberadaan kafe dengan konsep kekinian.

Setiap kafe menyediakan fasilitas spot foto ciamik. Para pengunjung menjadikan aktivitas sewa foto sebagai ritual wajib.

Pastikan tidak mendatangi lokasi saat cuaca berkabut, tepatnya menjelang sore hari. Keindahan Penatapan Dolu tidak terlihat lagi karena tertutup kabut.

Meski keindahan Penatapan Dolu berkali-kali lipat saat malam hari, bukan berarti Anda tidak bisa berkunjung saat siang hari. Pemandangan sekitar lokasi juga tak kalah mengagumkan saat siang hari. Terlebih jika cuaca sedang bersahabat.

Birunya langit dan gerombolan awan di atas Penatapan Doulu yang berpadu dengan hijaunya hamparan perbukitan, mampu menenangkan dan menentramkan hati. Jadi, jangan lupa membawa kamera terbaik milik Anda dan abadikan setiap momen indah di Penatapan Dolu.

5. Bukit Kubu

Bukit Kubu memiliki lanskap bukit yang menanjak dan menurun dengan barisan pepohonan pinusnya. Kebanyakan wisatawan datang untuk menikmati hamparan rumput hijau yang membentang dan pemandangan yang asri.

Beralaskan tikar yang diberikan di gerbang masuk, wisatawan dapat duduk santai merasakan hawa sejuknya. Tak jarang, wisatawan juga menggelar makan bersama sebagai rangkaian dari aktivitas piknik keluarga. Bercengkrama, silaturahmi dengan rekan-rekan menjadi kegiatan wisatawan yang datang bersama keluarga dan rombongan.

Anda bisa menikmati sekita lingkuan wisata ini dengan berkeliling menaiki kuda. Anda bisa menyewa kudah yang sudah tersedia di tempat ini. Jadi dengan menaiki kuda, para wisatawan bisa mengunjungi kawasan tersebut dengan rute yang telah di tentukan.

Di taman ini, terdapat bangunan yang sudah tua di zaman kolonial yang tersebar sekitar lokasi. Anda bisa melihat bangunan bersejarah peninggalan negara Belanda, seperti gedung pertemuan dan persinggahan Bung Karno pada saar berkung ke Brastagi.

Bangunnan tersebut telah direnovasi manajemen dengan tetap mempertahankan suasana dan gaya masa lalu. Keberadaan rumah-rumah tersebut membuat kawasan wisata suasananya lebih elegen. Menariknya lagi di kawasan bukit ini terdapat wahana.

Kemudian wisatawan bisa mengendarai kendaraan roda empat mini untuk merasakan keseruan yang luar bisa. Sapeda gunung disewa dengan waktu 15 menit berkendara. Pengalaman baru liburan bersama orang tercinta semakin penuh kebahagiaan.